Once Upon A Time #10




Bagian Pediatrik (Ilmu Kesehatan Anak)
Akhir Perjuangan di Dunia

Hari ini, pukul 16.30, saya menerima kabar sedih. Ibu dari seorang teman sejak TK meninggal dunia. Saya seketika merasa kosong, tidak percaya. Baru tadi pagi saya berencana untuk pergi menjenguknya bersama teman yang lain, namun tiba-tiba beliau telah pergi. Beliau adalah orang yang sangat ramah, murah senyum, dan baik hati. Teringat bila kami pergi ke rumahnya, beliau menjamu dengan sangat baik. Beliau juga adik dari guruku semasa TK.

Lalu, mengapa saya sesedih ini?

Karena saya merasa seakan tidak berguna. Saya tidak pernah datang menjenguk beliau di masa sakitnya :( anaknya selalu mengajak saya untuk melihatnya, namun saya seakan sangat sibuk dengan urusan dunia perkoasan ini (serasa ingin saya menyumpahinya). Tak pernah saya sangka pertemuan di IGD pagi itu akan menjadi pertemuan terakhir, dan obrolan di ruang perawatan 2 bulan yang lalu menjadi kali terakhir bagi  saya untuk berbicara dengannya.

Apa yang saya lakukan untuk membantu teman ini? Tak ada. Saya hanya tinggal, mengetikkan omong kosong yang bahkan tak saya lakuakan hingga kepergian beliau.

Saya sungguh tidak berguna.

Sewaktu datang melayat di RS, saya tidak berani masuk menemui teman ini. Dia terlihat hancur, menangis meraung-raung, histeris. Saya tak berani menemuinya. Saya tak berani mendekatinya. Hati ini serasa teriris mendengar tangisannya. Apa yang telah saya lakukan untuk membantunya? Tak ada. Bahkan untuk mendonorkan darah pun saya tak bisa. Bahkan untuk sekedar datang, menyempatkan waktuku untuk menjenguknya, pun tak bisa.

Lalu apa saya ini?

Saya hanya duri yang seharusnya dilenyapkan karena hanya mengganggu ;(

Coba tebak, hingga saat ini, saya belum sanggup menemui teman ini. Belum sanggup :(


Belum ada Komentar untuk "Once Upon A Time #10"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel